Enter untuk buka  ·  ↑↓ navigasi  ·  Esc tutup
Cara Pesan Menu Durian Bibit & Konsultan Garansi Tentang Kami Kerjasama Pesta Durian Testimoni FAQ Lokasi Artikel
Order WA Sekarang
Lokasi

Asal Usul Durian Premium

Sejarah Musang King D197, Blackthorn D200, Masmuar, Tawan dan asal mereka

|BerandaArtikel › Asal Usul Durian Premium
Ditinjau oleh Tim Quality Control Cicip DurianArtikel ini ditinjau oleh tim yang setiap hari melakukan seleksi, grading, dan quality control durian premium sebelum dikirim ke pelanggan. Lihat profil tim →

Musang King, Blackthorn, Masmuar, sampai Bawor. Nama-nama ini sering muncul di grup jual beli durian, tapi tidak banyak yang tahu dari mana sebenarnya varietas-varietas ini berasal dan kenapa harganya bisa jauh berbeda satu sama lain. Sebagian besar durian premium yang beredar di Indonesia sebenarnya punya nama resmi berupa kode klon, ditetapkan oleh lembaga pertanian negara asalnya, lengkap dengan sejarah dan alasan kenapa varietas itu dianggap unggul.

Berikut asal usul lima varietas durian yang paling sering dicari pelanggan Cicip Durian, dari Malaysia sampai kebun lokal di Indonesia.

Musang King D197: dari Raub, Pahang ke Meja Makan Indonesia

Durian Musang King D197 asal Raub Pahang Malaysia

Musang King punya kode klon resmi D197, terdaftar di Departemen Pertanian Malaysia (DOA). Asalnya dari daerah Raub, Pahang, salah satu sentra durian tertua di Malaysia, dengan sebagian kebun juga tersebar di Kelantan. Nama "Musang King" sendiri konon berasal dari cerita musang (sejenis luwak) yang sering terlihat memanjat pohon durian ini untuk memakan buahnya duluan sebelum manusia, tanda bahwa buahnya memang matang sempurna.

Popularitas Musang King melonjak drastis sejak pertengahan 2000-an sampai 2010-an, didorong permintaan besar dari pasar China yang menganggap durian ini sebagai varietas premium kelas atas. Ciri khasnya: daging kuning pekat, biji pipih kecil, rasa pahit manis yang intens, dengan dry matter di atas 35%, salah satu yang tertinggi di antara durian komersial.

Blackthorn D200: Kenapa Lebih Langka dari Musang King

Durian Blackthorn D200 asal Pahang Malaysia

Blackthorn, dikenal juga dengan sebutan Ochee atau Duri Hitam, adalah varietas D200 yang juga berasal dari Pahang, Malaysia. Yang membedakan Blackthorn dari Musang King bukan hanya rasa, tapi juga tingkat kelangkaannya. Pohon Blackthorn tergolong sulit berbuah lebat, dan bijinya sangat kecil sehingga produksi daging per pohon lebih rendah dibanding varietas lain.

Kombinasi produksi rendah dan permintaan tinggi inilah yang membuat Blackthorn konsisten dibanderol lebih mahal. Dari segi rasa, Blackthorn menawarkan manis creamy yang lebih mewah dengan sedikit pahit elegan di akhir, warna daging orange pekat yang jadi ciri khasnya.

Masmuar / IOI D168: Emas dari Muar

Durian Masmuar IOI D168 asal Muar Johor Malaysia

Masmuar, dengan kode klon D168, berasal dari Muar, Johor, Malaysia. Namanya sendiri adalah gabungan dua kata: "Mas" yang berarti emas dalam bahasa Melayu, dan "Muar" nama daerah asalnya. Jadi Masmuar secara harfiah berarti "emas dari Muar", merujuk pada warna dagingnya yang kuning keemasan mencolok.

Dibanding Musang King atau Blackthorn, karakter rasa Masmuar cenderung lebih manis legit dengan pahit yang jauh lebih tipis, membuatnya jadi pilihan populer untuk pemula yang belum terbiasa dengan durian yang terlalu pahit. Satu keunikan lain, satu buah Masmuar bisa punya 4 sampai 7 juring, lebih banyak dari kebanyakan varietas lain.

Bawor: Durian Asli Indonesia dari Banyumas

Durian Bawor asli Banyumas Jawa Tengah Indonesia

Berbeda dari tiga varietas sebelumnya, Bawor adalah durian asli Indonesia, dikembangkan oleh petani lokal di Banyumas, Jawa Tengah. Bawor lahir dari proses seleksi bibit unggul lokal selama bertahun-tahun, bukan hasil import, dan sudah dianggap setara dengan durian premium Malaysia dari segi kualitas daging.

Ciri khas Bawor ada pada ukurannya yang besar, daging super tebal dengan warna kuning semburat orange, biji kecil, dan rasa manis lengket yang pulen. Karena tumbuh dan dipanen di dalam negeri, Bawor juga punya keunggulan dari sisi kesegaran karena rantai distribusinya lebih pendek dibanding durian import.

Tawan: Durian Lokal dari Jawa Timur dan Kalimantan

Tawan adalah varietas lokal lain yang belakangan makin banyak dicari, bersumber dari petani mitra di Jawa Timur dan Kalimantan. Sama seperti Bawor, Tawan adalah bukti bahwa durian lokal Indonesia punya potensi rasa yang tidak kalah dari varietas import, dengan karakter manis legit, sedikit buttery, dan tekstur lembut creamy.

Durian lokal seperti Tawan dan Bawor juga jadi bagian penting dari strategi sourcing Cicip Durian, karena mendukung petani dalam negeri sekaligus memberi pelanggan alternatif harga yang lebih terjangkau tanpa mengorbankan kualitas.

Penasaran Rasanya?

Semua varietas di atas tersedia di Cicip Durian, lengkap dengan video QC sebelum dikirim.

🍈 Lihat Semua Varian →

❓ Pertanyaan Seputar Asal Usul Durian Premium

Musang King berasal dari mana?

Musang King D197 berasal dari Raub, Pahang, Malaysia. Populer sejak era 2000-2010an terutama karena permintaan pasar China.

Mengapa Blackthorn lebih langka dari Musang King?

Pohon Blackthorn lebih susah berbuah banyak dan bijinya sangat kecil, sehingga produksi per pohon rendah. Ini menjadikannya lebih langka dan lebih mahal.

Apa kepanjangan dari Masmuar?

Masmuar berarti "Mas (Emas) dari Muar", karena varietas ini berasal dari daerah Muar, Johor, Malaysia.

Apakah Bawor adalah durian asli Indonesia?

Ya, Bawor adalah varietas durian unggul asli Indonesia, dikembangkan oleh petani lokal di Banyumas, Jawa Tengah.

Order WA